Auditing

Adalah proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti secara objektif mengenai pernyataan tentang kejadian dan tindakan ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antar pernyataan tersebut dengan kriterian yang ditetapkan dan untuk menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

Berikut ini adalah 7 hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan pemeriksaan, Yaitu :

  1. Proses yang sistematik
  2. Memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif
  3. Tingkat kesesuaian
  4. Kriteria yang ditetapkan
  5. Pernyataan tentang kejadian dan tindakan ekonomi
  6. Penyampaian hasil
  7. Pemakai yang berkepentingan

Dilihat dari jenis pemeriksaan yang dilakukan, pemeriksaan akuntan diklasifikasikan dalam 3 jenis, yaitu :

  1. Pemeriksaan laporan keuangan
  2. Pemeriksaan kepatuhan
  3. Pemeriksaan operasional

Selain itu auditing dapat pula dikelompokkan dalam tiga jenis, yaitu sebagai berikkut :

1.  Pemeriksaan eksternal

Suatu kontrol sosial yang memberikan jasa kebutuhan akan informasi untuk pihak luar dari suatu organisasi yang diperiksa.

2.  Pemeriksaan internal

Suatu kontrol organisasi yang mengukur dan mengevaluasi efektifitas organisasi.

3.  Pemeriksaan sektor publik

Suatu kontrol atas organisasi pemerintahan yang memberi jasannya keapda masyarakat.

sumber : Auditing dan Pelayanan Verifikasi  Edisi Kesembilan (Alvin A. Arens Randal J. Elder Mark S. Beasley)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s